Showing posts with label Prabowo Subianto. Show all posts
Showing posts with label Prabowo Subianto. Show all posts

Tuesday, April 9, 2019

Ini Yang Dilakukan Pendukung Prabowo Demi Bisa Hadir Dalam Kampanye

Sumber: Google

Puluhan kapal sejak pagi bersandar di pinggiran Sungai Musi BKB membawa peserta kampanye untuk mendukung paslon 02.

Sebagian peserta kampanye Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mendatangi lokasi Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, siang ini,  mengunakan perahu speedboat dan perahu mesin.

"Naik perahu lebih lancar dari pada lewat jalan darat macet, jika naik perahu angkutan bisa banyak," kata salah seorang peserta kampanye asal Kenten Laut Kabupaten Banyuasin Sumsel, Bowo Arian.

Dia dan rekan-rekannya sudah mempersiapkan perahu tersebut khusus datang ke lokasi kampanye sejak kemarin, kebanyakan peserta menaiki perahu mesin ketek berkapasitas 20 orang, namun tidak sedikit yang memaksa over-kapasitas.

Aksi peserta yang datang menaiki perahu ternyata mendatangkan untung bagi pemilik perahu ketek, bahkan banyak perahu mesin ketek ini terpaksa bolak-balik untuk membawa peserta kampanye.

Salah satunya Rahman Amin, pemilik perahu ketek, mengaku kapal keteknya sudah disewa peserta kampanye sejak jauh hari.

"Alhamdulillah bisa untung empat kali lipat dari biasanya, mereka (peserta kampanye) malah kasih lebih bayarnya," ujar Rahman Amin.

Meski demikian peserta kampanye menaiki kapal ketek tanpa menggunakan pelampung pengaman, padahal terdapat penumpang anak kecil dan kapal-kapal tersebut berseliweran di antara kapal tongkang pembawa batubara.

Sebagian peserta kampanye memilih bertahan di atas kapal speedboat karena pelataran BKB sudah dipadati oleh peserta yang sejak pagi berdatangan melalui jalan darat.

Peserta kampanye paslon 02 di BKB memadati lokasi dengan berbusana yang didominasi warna putih. Walau cuaca mendung disertai hujan gerimis, namun massa tetap bertahan sembari menunggu capres Prabowo berorasi yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB.

Sumber: Akurat.co

Ini Hasil Survei Panel SMRC

Sumber: Google

Hasil survei panel pemilihan presiden yang dilakukan pada 1-4 April 2019 telah diliris oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan hasil calon presiden-wakil presiden nomor 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, sebesar 57,3 persen. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebesar 32,5 persen dan undecided voters sebanyak 10,2 persen.

"Elektabilitas Jokowi jika panel dibobot populasi lebih tinggi, Prabowo lebih rendah, undecided tidak banyak berbeda," seperti dikutip dari laporan survei panel SMRC yang diterima AKURAT.CO, Selasa, (9/4/2019).

Kemudian, jika ditambahkan dengan prediksi pilihan swing dan undecided voters, maka elektabilitas pasangan nomor 01, Jokowi - Ma'ruf menjadi 60 persen. Sedangkan pasangan nomor 02, Prabowo-Sandi menjadi 40 persen.

Adapun elektabilitas Jokowi - Ma'ruf jika panel asli tidak dibobot populasi sebesar 55 persen, Prabowo-Sandi 34,3 persen, dan undecided voters sebesar 10,6 persen. Angka elektabilitas tersebut meningkat setelah swing dan undecided voters diprediksi pilihannya, yaitu Jokowi - Ma'ruf 58,1 persen, Prabowo -Sandi menjadi 41,9 persen.

SMRC melakukan survei panel terhadap 1.240 responden melalui telepon. Angka tersebut merupakan responden yang berhasil diwawancarai dari 2.919 responden yang punya telepon. Responden merupakan bagian dari sampel pada survei nasional SMRC pada Januari-Februari 2019 yang sebelumnya sudah diwawancara dengan tatap muka.

Survei panel hanya dilakukan terhadap responden yang punya telepon, maka profil demografi responden dalam survei panel memiliki ciri khas berbeda dengan survei tatap muka atau populasi pemilih nasional. Perbedaan khususnya dari sisi desa-kota, pendidikan, dan pendapatan.

Dibanding populasi pemilih nasional, repsonden survei panel telepon lebih banyak berasal dari perkotaan, berpendidikan lebih tinggi, dan berpendapatan lebih besar. Untuk mengetahui kecenderungan dukungan terhadap calon presiden dan partai politik, SMRC menggunakan dua cara analisis, yaitu data panel tanpa dibobot dan data panel dibobot demografi populasi nasional. 

Sumber: Akurat.co

Ini Cerita Said Iqbal Saat diminta Temui Prabowo

Sumber: Google

Said Iqbal Presiden KSPI menjelaskan terkait saat dirinya diminta Ratna Sarumpaet untuk menjembatani pertemuan dengan Ketua Umum Prabowo Subianto di lapangan Polo, Bogor Jawa Barat.

Pada saat acara  talk show CNN Indonesia Pada 28 September 2018,  sekitar pukul 22.00 WIB.  Pada saat selesai mengisi acara beliau mendapat telpon dari staf Ratna. Ia pada saat itu diminta untuk datang ke rumahnya.

"Saya menolak karena memang sudah malam, macet dan hujan sebelumnya. Jadi saya agak letih," tegas dia di PN Jakarta Selatan Selasa (9/4/2019).

Said Iqbal: Saya Tidak Tahu Siapa Yang Memberi Ide Untuk Menggelar Konferensi Pers Kemudian, sambungan telepon Ratna terputus, tapi tak lama berselang Ratna kembali menelpon dirinya sambil menangis. Aktivis wanita itu mengaku dianiaya oleh orang tak dikenal di Bandara Bandung, Jawa Barat.

"Dengan pertimbangan kemanusiaan saya datang dan saya bertemu dan diceritakanlah temen sudah tahu tentang berita bohong," ucap dia.

Kemudian dirinya pun iba dengan Ratna yang sudah lansia ini dianiaya dan ia memutuskan untuk membantu Ratna agar bertemu dengan Prabowo Subianto pada 2 Oktober.

Sebab, kata dia Ratna juga sudah bertemu dengan Fadli Zon agar dipertemukan dengan Capres nomor urut 2 tersebut.

"Intinya dia hanya menyampaikan minta dipertemukan dengan pak Prabowo karena dia dianiaya. Kemudian juga kedua kak Ratna menyampaikan bahwa sudah berbicara dengan Fadli Zon dan bang Fadli akan mengatur pertemuan bagaimana kak Ratna bisa bertemu dengan pak Prabowo," tukas dia.

Sebelumnya diketahui, Ratna menjelang sidang lanjutan dengan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (9/4/2019) pagi.

Ada empat orang saksi yang dihadirkan diantaranya presiden KSPI Said Iqbal, Ruben, dan dua orang pendemo Chairulah dan Harjono.

Sumber: Akurat.co

Monday, April 8, 2019

Prabowo Lakukan Pelanggaran Pada Saat Kampanye Kenapa?

Sumber: Google

Dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan calon presiden Prabowo Subianto di Kota Makassar. masi dalam proses Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Makassar masih proses pemeriksaan.

Ketua Bidang Media dan Komunikasi Massa, Badan Pemenangan Daerah  Syawaluddin Arif  diperiksa petugas Bawaslu Kota Makassar  Dia dimintai klarifikasi soal kampanye di Lapangan Karebosi Kota Makassar pada Minggu, 24 Maret 2019.

"Dalam ruangan penyidik saya ditanya beberapa hal berkaitan dengan kampanye akbar 24 Maret lalu, yang menghadirkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI. Ada sekitar 17 pertanyaan," kata Syawaluddin Arif usai menjalani pemerikasaan di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Makassar, Jalan Anggrek, Sulawesi Selatan, Senin (8/4/2019).


Namun yang menjadi pokok persoalan pada pemeriksaan, kata Syawaluddin Arif, adanya pelibatan anak-anak dan partai lain yang bukan penggusung calon, saat Prabowo Subianto melakukan kampanye akbar di Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Syawaluddin Arif membantah dua dugaan pelanggaran kampanye tersebut. Apalagi, menurut dia, partai Gerindra dan beberapa kualisi partai lain penggusung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno  sangat paham dan mengerti undang-undang Peraturan Komisi Pemilihan Umum sehingga pelanggaran kampanye seperti itu mustahil dilakukan.

"Ya memang kami paham kalau itu dilarang, sehingga tidak ada anak-anak di dalam kampanye akbar 24 Maret lalu," katanya.

"Kedua dilarang melibatkan partai lain, kami juga tidak tahu kalau ada," Syawaluddin Arif menambahkan.

Meski begitu, Syawaluddin Arif tak menampik bahwa Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Makassar memang memiliki bukti yang cukup kuat tentang adanya pelibatan partai lain yang bukan pengusung saat Prabowo Subianto berkempanye di Kota Makassar.

"Ternyata Bawaslu menghadirkan foto bahwa ada partai lain yang hadir di acara kampanye akbar itu di luar dari area. Tapi masih di dalam lokasi kampanye dan itu kami tidak tahu, kami tidak lihat, ada 120 ribu orang yang datang bawa bendera tidak bisa dideteksi," kata dia.

Setelah cukup yakin dengan bukti yang diperlihatkan oleh penyidik Bawaslu Kota Makassar, Syawaluddin Arif meminta agar kasus temuan itu dapat segera diproses lebih lanjut.

"Kami siap datang lagi ketika dibutuhkan karena jelas di video, foto yang dihadirkan Bawaslu siapa orangnya, siapa dia. Sehingga saya sarankan untuk dipanggil itu karena kami sama sekali tidak tahu menahu. Kalau masih ada informasi tambahan kami siap," kata dia.

Kordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Makassar Sri Wahyu Ningsih menjelaskan setelah mendapat keterangan dari Syawaluddin Arif akan kembali memanggil saksi lain.

"Kami masih meminta klarifikasi terkait soal itu. Hari ini akan ada saksi lain, dan besok ada lagi saksi berikutnya yang akan kita periksa terkait simbol partai lain, dan juga kita akan menyelidiki terkait laporan adanya keterlibatan anak-anak dalam kampanye akbar 02 tersebut," ujarnya.

Sumber: Akurat.co

Ini Pernyataan Prabowo Pada Saat Kampanye Akbar Yang Menuai Kontroversi

Sumber: Google

 Prabowo Subianto memberikan sebuah pernytaan pada saat melakukan kampanye akbarnya beliau mengatakan bahwa Ibu Pertiwi Indonesia telah diperkosa karena kekayaan negara telah dikuasai oleh pihak asing.

Composser Addie MS Menanggapi pernyataan tersebut dimana sebaliknya menurutnya Ibu Pertiwi sedang berprestasi, dengan kondisi ekonomi yang stabil dan adanya menteri yang menerima penghargaan tinggi yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menurutnya, Sri Mulyani malah telah membuktikan prestasi ke seluruh dunia. Dengan menunjukkan kinerjanya telah berhasil menekan defisit anggaran negara di level terendah 1,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Meningkatkan kepatuhan pajak, mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds, dan juga mampu menstabilkan nilai tukar rupiah bekerja sama dengan Bank Indonesia sebagai pemangku kebijakan moneter.

"Ternyata Ibu Pertiwi yang katanya sedang diperko*a itu justru sedang berprestasi. Mari berpikir positif & optimis!," kicau akun Twitter @addiems, Senin (8/4/2019).

Sementara, warganet juga meramaikan kalimat "Ibu Pertiwi yang diperkosa" seperti akun @handycello. Dia beranggapan bahwa Ibu Pertiwi telah diperkosa oleh si capres nomor urut 02 tersebut.

"Diperkosa siapa? Melemparkan pertanyaan yang ambigu. Yah di perkosa Prabowo pemilik lahan yang besar," katanya.

Begitu pula dengan @Listian87761248, yang menyarankan mantan Pangkostrad itu agar lebih fokus pada program kampanyenya dibanding harus menyebarkan kalimat yang kurang berkualitas.

"Waduh kata-kata @prabowo Lebay banget ya... Siapa yang perkosa siapa sih.. Jangan suka cerita fiksi deh. Jangan hobby nakut-nakutin masyarakat. Paparkan visi misi program kerja lebih baik daripada cuman bisa teriak-teriak gak jelas nakut-nakutin rakyat.. Itu namanya membodohi rakyat," ujar Listian.

Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Damar yang berpendapat jika capres 02 tanpa prestasi dan hanya mampu menyebarkan kebohongan termasuk kinerja pemerintahan.

"Ibu pertiwi diperkosa... itu lah orasi terbaik & akan menjadi catatan sejarah pemilu... calon presiden yang grasak grusuk... ngga ada visi misi, para kacungnya hanya punya misi memfitnah, mencaci, membuat berita-berita hoax...," kata @Damar39168360. 

Sumber: Akurat.co

Sunday, April 7, 2019

Hoaks Terkait Dukungan Erdogan Untuk Prabowo Sandi

Sumber: Google

Agence France-Presse (AFP) media Perancis yang mengungkap kabar hoaks terkait dukungan terhadap pasangan calon 02 dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Semua bermula pada sebuah foto yang be edar dimana  Erdogan yang berpose dua jari khas pendukung Prabowo-Sandi.

Pada foto tersebut Presiden Turki tersebut tengah duduk di kabin pesawat dengan berpose tangan dua jari yang menjadi ciri khas pendukung prabowo, dan baju yang menggunakan logo Prabowo-Sandi.

Gambar hoax tersebut pertama kali beredar di Facebook dan kini telah dibagikan hingga ribuan kali.

Sumber: Akurat.co


Gambar tersebut kemudian dipotong (crop) untuk menghilangkan bagian Harsya dan ditempel gambar Erdogan di bagian wajah. Warna gambar tersebut juga diubah menjadi hitam-putih.

Namun, nomor "02" pada pakaian dan gelang putih yang dikenakan Sandiaga Uno tidak diedit. Pada hasil edit, masih terlihat sedikit bagian lengan Harsya di sandaran kursi pesawat.


Sumber: Akurat.co

Friday, April 5, 2019

Bawaslu Harus Bisa Tegas Pada Kasus Luhut

Sumber: Google

Sebuah video viral dimana video tersebut  Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberikan amplop kepada Kiyai Zubair Muntasor di Madura beberapa hari lalu, untuk datang ke TPS dalam rangka mendukung salah satu pasangan calon di Pilpres 2019.  

Menurut Andre Rosiade juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sangat disayangkan apa yang dilakukan oleh luhut trsebut, karena yang dilakukan luhut menunjukan bahwa pejabat negara melakukan money politics yang dilarang oleh Undang-undang (UU) Pemilu.  

"Ini tidak mendidik, Bawaslu harus berani menindak pak Luhut. Jelas menyuruh orang mendukung salah satu paslon dengan memberikan uang itu money politics," kata Andre dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (4/4/2019).  

Menurut dia, Bawaslu sebagai lembaga pengawas harus menunjukkan netralitasnya. Jangan berani hanya menindak kesalahan yang dilakukan oleh orang yang tidak mendukung pasangan calon petahana saja.   

"Iya dong harus berani netral, saya yakin Bawaslu itu diisi oleh orang-orang kredibel. Jangan sampai hanya menindak pejabat publik yang dukung oposisi saja. Padahal jelas ini membagikan uang untuk mendukung salah satu paslon," ujarnya.     

Andre menilai, apa yang dilakukan Luhut itu kurang etis, karena di depan orang banyak. Pasalnya, seorang kiyai atau ulama dimuliakan, bukan disuruh untuk memilih paslon tertentu dengan memberikan sejumlah uang, apalagi sampai direkam dalam bentuk video.  

"Jelas menurut saya para ulama dan para kiyai itu kita harus hormati, bukan dikasih uang dengan meminta dukung paslon tertentu," tegas Andre. 

Sumber: Akurat.co

Thursday, April 4, 2019

Ini Kronologis Kabar Tiga Pesawat Yang Menghalangi Prabowo Kampanye

Sumber: Google

Kabar terkait tiga pesawat sukhoi yang menghalangi pesawat yang di tumpangi oleh calon Presiden Prabowo Subianto pada saat akan melakukan kampanye terbuka di Purwokerto pada Pilpres 2019 mendatang di bantah oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara.

"Pernyataan itu tidak tepat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Samyoga ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Pada cuitan di Twitter pribadinya, Prabowo @marierteman, menyebutkan ada tiga jet tempur yang melintas saat pesawat Prabowo akan lepas landas menuju Purwokerto pada (1/4).

"Apa yang disampaikan Pak JS Prabowo kurang tepat. Karena yang beliau sampaikan terjadi pada dua hari yang berbeda, dan dua-duanya sama sekali tidak melibatkan Sukhoi," kata Samyoga.

Ia pun menjelaskan ketidakterlibatan Sukhoi dalam peristiwa tersebut, bahwa pada Senin (1/4), di landasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur CN 235 Kalong Flight, posisi sudah take off dan berikutnya yang akan take off adalah pesawat 9HNYC onboard Prabowo Subianto.

Menurut dia, saat pesawat 9HNYC diberikan release take off juga, kondisinya belum aman karena pesawat CN235 belum menuju cross wind (belum belok), sehingga pesawat 9HNYC abort take off, untuk keamanan.

"Abort take off dilakukan oleh senior ATC karena sebelumnya yang handle masih junior ATC. Jadi, abort-nya 9HNYC karena masalah safety dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Sukhoi," papar Samyoga.

Adapun kejadian berikutnya, terjadi Selasa (2/4):
10.10: 2 Sukhoi landing aman
10.13: 9HNYC start engine. Noted: baru start
10.17: 9HNYC request taxy
10.17: Wing Air ( Won 1721) posisi approach
10.18: 9HNYC holding di taxyway C, menunggu Won 1721 landing
10.20: Won 1721 landing
10.21: 9HNYC menuju posisi line up
10.23: 9HNYC take off ke Padang
10.20: 3 Sukhoi mendarat

"Artinya, pesawat 9HNYC tidak ada hubungan sama sekali dengan penerbangan Sukhoi. Pesawat 9HNYC menunggu keberangkatan (take off) karena ada pesawat Wing Air sedang akan mendarat, bukan Sukhoi," jelasnya.

Sumber: Akurat.co

Ini Alasan Gagalnya Kunjungan Prabowo Melakukan Kunjungan Ke Aceh

Sumber: Google

Prabowo Subianto tidak jadi berkunjungan ke Provinsi Aceh. Padahal  informasi sebelumnya dikatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), akan melakukan kunjungan ke daerah berjulukan Serambi Mekkah ini, pada Kamis (4/4/2019).

Kabar tersebut disampaikan oleh sekertaris badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi Provinsi Aceh, Marzuki AR alias Wen Rimba Raya, melalui pesan singkat kepada sejumlah awak media, Rabu (3/4/2019), malam.

“Kami (Wen Rimba Raya) Sekretaris Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi Provinsi Aceh, menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan kehadiran Calon Presiden Prabowo Subianto ke Aceh,” tulis Wen.

Permohonan maaf ini ditujukan kepada seluruh ulama Aceh, teungku, masyarakat, seluruh partai koalisi, relawan, organisasi masyarakat, serta lapisan masyarakat yang ingin berpartisipasi  mengikuti Isra Mi'raj yang dihadiri Prabowo Subianto.

Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini menyampaikan, pembatalan yang dilakukan sama halnya seperti di Kota Medan, Sumatra Utara, yakni dikarenakan hal teknis penjadwalan kampanye BPN Pusat.

Meskipun demikian, Wen Rimba berjanji ke depan, BPN Pusat dan Aceh akan mengatur kembali susunan acara Prabowo Subianto dalam waktu yang tepat nantinya.

Sebelumnya diinformasikan, Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan ke Aceh pada Kamis (4/4/2019), untuk mengikuti acara peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda Paloh Gadeng Krueng Geukuh, Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Sumber: Akurat.co

Friday, March 29, 2019

Ini Pesan Video Habib Bahar bin Smith Untuk Memilih Presiden

Sumber: Google

Pada sosial media WhatsApp  telah beredar sebuah video yang menampilkan Habib Bahar bin Smith bersama beberapa kuasa hukumnya, dimana dalam video tersebut seperti di ambil di dalam ruangan sidang di Jawa Barat.

Dalam video tersebut Habib Bahar berpesan agar warga Jawa Barat khususnya warga Bogor untuk menghadiri  Tabligh Akbar di Stadion Pakan Sari setelah shalat Jumat karena kedatangan Prabowo Subianto.

"Kepada seluruh warga khususnya Jawa Barat dan khususnya warga Bogor agar bisa menghadiri acara tahlilan Akbar yang akan dihadiri oleh Prabowo Subianto," kata dia dalam video itu, Jumat (29/3/2019).

Habib Bahar melanjutkan, nasib Indonesia dalam lima tahun ke depan ada pada suara warga demi memenangkan pemilu 2019. Maka ia menyarankan untuk mencoblos Paslon Capres nomor urut 2 Prabowo-Sandi.

"Maka jadikanlah suara-suara kita sebagai pemenang Prabowo karena sudah dipilih dengan ijtima ulama," pungkas dia.

Untuk diketahui, Habib Bahar Bin Smith saat ini menyandang status tersangka karena menganiaya dua orang remaja yang mengaku-ngaku sebagai Habib untuk menipu masyarakat

SumberAkurat.co

Monday, March 25, 2019

Prabowo Subianto Tidak Percaya Pada Sebagian Lembaga Survei

Sumber: Google

Prabowo Subianto calon Presiden nomor urut 02 mengaku tidak percaya terhadap lembaga survei menurutnya sebagia lembaga survei hanya sebuah akal-akalan ntuk sebuah pencitraan.

"Dimana-mana saya keliling, sudah capek dengan pencitraan, dengan lembaga survei yang akal-akalan. Yang banyak bohong, sesuai pesanan habis itu sudah dibayar oleh kelompok ini dia ke kelompok yang satu lagi minta bayaran," kata Prabowo Subianto dalam kampanye terbuka di Lapangan Karebosi Kota Makassar.

Tidak hanya itu, Prabowo Subianto menyebut pekerjaan lembaga survei telah ketinggalan zaman. Menurut dia sekarang sudah banyak yang tidak mempercayai hasil lembaga survei.

"Ini sudah kuno, saya kasih nasihat ke adik-adik yang di lembaga survei, kuno kerjaanmu, lama-lama kok ngak punya kerjaan loh, karena rakyat ngak percaya dengan kamu punya pekerjaan itu alias banyak bohongnya," kata dia.

Bahkan Prabowo Subianto juga menyindir (sebagian) awak media yang ikut hadir di acaranya.

"Hallo pers, hallo media, how are you today, kira-kira kita diliput ngak ya? Kira-kira ditayang kan ngak? Lu mau tayang kan kek, lu ngak tayangkan kek ngak ada urusan," kata dia.

"Rakyat sudah sadar, rakyat sudah bangkit, rakyat sudah tidak bisa dibohongi lagi, jadi lu mau tayang apa ngak terserah lu deh," Prabowo Subianto menambahkan.

Sumber: Akurat.co

Golkar Nyatakan Keberatan Terkait Bendera Golkar Muncul Ditengah Kampanye Prabowo

Sumber: Google

Pada acara kampanye terbuka calon Presiden Prabowo Subianto di lapangan karebosi, Kota Makasar, partai golkar memberikan pernyataan keberatan karena pada acara tersebut bendera partai Golkar turut ikut dalam acara tersebut.

Pengurus Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar Kota Makassar kemudian mengirim surat ke Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Makassar. Dalam surat bernomor 150/DPD II/PG-MKS/III/2019 yang ditandatangani Ketua Golkar Makassar Farouk M. Betta dan Wakil Sekertaris Ahkam Supu disebutkan Golkar keberatan atas penggunaan atribut partai berlambang pohon beringin.

"Sehubungan dengan adanya penyalahgunaan simbol partai, yang bukan partai koalisi atau pendukung pada pelaksaan kampanye calon presiden nomor urut 2 ... DPD Kota Makassar menyampaikan keberatan atas penggunaan simbol Partai Golkar," kata kata Farouk dalam pernyataan tertulis.

Partai Golkar berharap kasus ini ditindaklanjuti panitia penyelenggara kampanye  sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Pada kampanye akbar yang dilakukan Prabowo Subianto di Kota Makassar kemarin, belasan bendera warna kuning berlambang pohon beringin dan gambar Prabowo Subianto - Sandiaga Uno muncul di tengah massa.

"Golkar, Golkar, Golkar, Golkar, Golkar, dan Golkar," kata itu juga diteriakkan massa yang membawa bendera sembari mengacungkan dua jari ke atas.

Partai Golkar merupakan anggota koalisi pengusung pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Sumber: Akurat.co

Tuesday, March 19, 2019

Ini Penyebab Gagalnya Kampanye Sandaga Di Pelelangan Ikan

Sumber: Google

Sandiaga Salahuddin Uno Calon wakil presiden tidak jadi berkampanye di tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur pada Selasa (19/3/2019).

Hal yang membuat Sandi tidak jadi berkampanye di tempat tersebut karena beberapa informasi yang memberitakan bahwa ada beberapa oknum pendukung lawan politiknya, karena hal tersebutlah Sandiaga gagal kampanye di sana dan aktivitas dilanjutkan di Posko Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Kecamatan Muncar.

"Menghindari bentrok, kita kampanye di sini (Posko Pemenangan) saja. Saya tidak mau ada bentrok. Mending di sini saja," ujar Sandiaga.

Sementara itu, Juru bicara BPN, Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak prihatin dengan peristiwa itu. Dia menyayangkan pelaku persekusi itu tidak ditindak secara hukum.

"Lagi, persekusi dan penghadangan dilakukan terhadap 02, dan lagi bukan penghadang atau pelaku persekusi yang ditindak secara hukum, tapi yang dihadang yang mengalah dan diminta mengalah," ujar Dahnil lewat Twitter.

Sumber: Akurat.co

Monday, March 18, 2019

Debat Ketiga Ma'ruf Curi Perhatian Media Asing

Sumber: Google

Debat ke tiga yang melibatkan para calon Wakil Presiden pada hari minggu 17/03 lalu nampaknya masi menjadi pembicaraan publik, bahkan debat ketiga ini mampu mencuri perhatian media Internasional. 

Perhatan media asing taluput dari cawapres no urut 01, Ma'ruf Amin pasalnya Ma'ruf Amin di lihat berbeda dari peampilan sebelumnya, pada debat pertama Ma'ruf Amin dinilai mampu menguasasi panggubg dan sangat pasif, berbeda dengan debat putaran ketiga ini Ma'ruf dinilai tidak pasif .

Pria 76 tahun ini memulainya dengan cukup lambat, tetapi tak melewatkan momentum. Bergantian dengan Sandiaga Uno, ketua MUI ke-7 ini memaparkan visi dan program kerjanya di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, hingga lapangan pekerjaan.

Situasi agak memanas saat memperdebatkan masalah defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Pasalnya, BPJS tercatat mengalami defisit anggaran sebesar Rp16,5 triliun di tahun 2018. Rendahnya iuran yang harus dibayar peserta pun dianggap menjadi masalahnya.

Meski mengalami defisit anggaran, Ma'ruf berjanji program BPJS akan tetap berlanjut jika ia dan Joko Widodo terpilih nanti. Sayangnya, suami Wury Estu Handayani ini gagal menjelaskan rincian solusi untuk menyelesaikan masalah defisit anggaran itu.

Sementara itu, Sandiaga berjanji akan menyelesaikan masalah BPJS itu dalam 200 hari pertama pemerintahannya jika terpilih.

"Kita tidak boleh saling menyalahkan, tetapi kita harus memperbaiki masalahnya. Kita akan mendatangkan pakar terbaik dari Hong Kong untuk penyelesaian terbaik negeri ini," janji pasangan Prabowo Subianto ini, dilansir dari The Straits Times.

Sesuai dugaan, pria bernama lengkap Sandiaga Salahuddin Uno ini piawai memaparkan masalah kewirausahaan. Putra Razif Halik Uno ini bersemangat kala menjelaskan tentang penelitian dan inovasi, startup, dan ekonomi kreatif yang perlu dikembangkan.

Menghadapi isu-isu kekinian ini, Ma'ruf dengan cerdiknya mencuri perhatian penonton dengan menguraikan istilah-istilah dalam bahasa Arab. Kepiawaiannya berbahasa Arab itu langsung disambut tepuk tangan para pendukungnya. Ia pun teguh pada programnya yang berencana memaksimalkan anggaran penelitian.

"Kami akan memaksimalkan rencana penelitian nasional agar lebih efektif. Kami juga akan menyediakan anggaran penelitian, seni, dan pendidikan. Dengan itu, kami yakin penelitian bisa berkontribusi untuk memajukan bangsa ini," tuturnya.

Ulama NU ini semakin vokal saat menjawab pertanyaan tentang pengembangan dan promosi budaya Indonesia. Pria kelahiran tahun 1943 ini berharap bisa meningkatkan citra Indonesia di kancah dunia lewat seni budaya.

"Kami akan mengadakan festival internasional dengan skala besar. Kami akan membangun Opera seperti yang ada di Sydney (Opera House) untuk menunjukkan budaya kita," ucapnya.

Stunting atau kekerdilan yang sudah lama menjadi masalah yang belum juga selesai di Indonesia juga turut dibahas. Mengutip perjuangan istrinya dalam memberi makan anak bungsu mereka, Sandiaga Uno menjanjikan program sedekah putih untuk membagi-bagikan susu.

Terkait persaingan tenaga kerja lokal dan asing, Sandiaga mengatakan hanya tenaga kerja asing yang bisa berbahasa Indonesia yang boleh dipekerjakan. Sementara itu, Ma'ruf mengklaim jumlah tenaga kerja asing masih aman, yaitu hanya 0,01 persen dari jumlah keseluruhan tenaga kerja.

"Tenaga kerja asing hanya diizinkan menangani pekerjaan yang tidak bisa dilakukan pekerja lokal. Cara ini juga akan memudahkan transfer teknologi," kata Ma'ruf.

Kedua cawapres ini sama-sama punya rencana untuk meningkatkan peluang kerja. Mereka juga menekankan perlunya program 'link and match' antara perusahaan dan sekolah serta pelatihan bagi pencari kerja.

Sumber: Akurat.co

Prabowo Subianto Ucapkan Belasungkawa Kepada UAS

Sumber: Google

Prabowo Subianto callon presiden nomor urut 02, menyapiakan bela sungkawa atas meninggalnya ibunda Ustaz Abudul Somad.

"Innalillaahi wa’innailaihiraaji’un. Turut berbelasungkawa atas berpulangnya Ibunda Ustadz Abdul Somad, Hajjah Rohana binti Nuruddin," tulis @prabowo, Senin (18/32019).

Prabowo juga mengajak publik untuk mendoakan ibunda UAS. "Mari kita doakan semoga diterima amal ibadahnya, diampuni segala salah dan khilafnya, diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin," kata dia.

"Seperti biasa, setelah tahajjud dan witir, Mak membaca Qur'an dan zikir yang biasa beliau baca, setelah itu makan sahur. Selesai santap sahur, Mak masih menonton video taushiyah UAS di Youtube. Kemudian Mak mandi, terasa sakit kepala. Beliau terus wudhu' persiapan sholat Shubuh. Lalu pingsan, dibawa ke Rumah Sakit, menghembuskan nafas terakhir," tulis @ustadzabdulsomad.

UAS menceritakan bagaimana ibundanya menginginkan tidak dalam keadaan sakit lama-lama sebelum dirinya meninggal dunia.

"Persis seperti ucapan Mak selama ini, "Aku kalau bisa, mati jangan pakai sakit lamo-lamo. Kalau bisa mandi dulu, jadi jasad awak bersih. Mandi, ambik aye sembayang, poneng, mati"," sambungnya.

UAS mengatakan jika ibunda akan dimakamkan di kampung Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Uatara.

"71 tahun Allah berikan usia pada Mak. Terimakasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan Mak, mohon dimaafkan segala khilaf dan salah Mak kami Hajjah Rohana binti Nuruddin."

Sumber: Akurat.co

Wednesday, March 13, 2019

Jelang Debat Ketiga KPU RI di Minta Manjukan Waktu Pelaksanaan

Sumber: Google

Pada debat ketiga Pilpres 2019 disarankan kepada KPU RI untuk memajukan waktu pelaksanaan debat ketiga tersebut. 

Hamdi Muluk, Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), menjelaskan bahwa KPU seharusnya tidak menggelar debat terakhir atau yang kelima berdekatan dengan masa tenang Pilpres 2019.

Menurut Hamdi, debat pilpres yang terakhir itu sebaiknya digelar tiga hari sebelum masa tenang atau pada tanggal 10 April 2019.

"Saran saya majukan saja dua sampai tiga hari sebelum masa tenang," ungkapnya kepada wartawan saat dihubungi, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Hamdi mengatakan, KPU tidak bijak menetapkan debat capres terakhir hanya sehari sebelum masa tenang kampanye. Penetapan itu seolah meniadakan hakikat debat itu sendiri.

Menurut Hamdi, pada hakikatnya, debat bukan hanya ruang bagi pasangan calon (paslon) berdebat. Akan tetapi, publik juga memiliki hak yang sama untuk memperdebatkan gagasan yang disampaikan paslon dalam debat.

"Hakikat debat itu di mana-mana selalu ada yang namanya pasca debat. Jadi yang berdebat bukan hanya calon itu, publik juga diajak berdebat. Jadi materi debat semalam itu bisa menjadi perbincangan satu atau dua hari dari publik," katanya.

Sehingga, Hamdi menilai, masyarakat tidak akan bisa memperdebatkan gagasan paslon secara optimal jika sehari setelah debat sudah masuk ke dalam masa tenang di mana tidak ada boleh ada hal yang berkaitan dengan kampanye.

"Nah kalau minggu tenang kan berarti tidak boleh ada lagi kegiatan yang ditafsirkan berkaitan dengan kampanye kan, semua harus tenang kira-kira begitu, tidak ada lagi pemberitaan mengenai debat," ujarnya.

Selanjutnya, Hamdi kembali mengingatkan KPU bahwa debat sesungguhnya merupakan debat publik. Ia menilai, publik juga akan saling memberi tanggapan bahkan memperdalam segala gagasan yang disampaikan paslon di dalam debat.

Perdebatan yang terjadi pascadebat, menurut Hamdi, merupakan hal positif dalam konteks pendidikan politik.

"Kalau malam ini debat lalu besok tidak ada lagi pembicaraan, berarti kan apa gunanya debat. Jadi secara teori demokrasinya tidak benar ini," ungkapnya.

Lebih dari itu, Hamdi enggan memastikan perdebatan pascadebat akan mempengaruhi elektabilitas paslon. Ia hanya menegaskan bahwa KPU tidak boleh menghilangkan esensi demokrasi yang seharusnya terjadi pascadebat.

"Jadi solusinya mundurkan saja agar tidak mengurangi partisipasi publik," ujarnya.

Seperti diketahui, KPU telah menentukan waktu debat capres kelima akan digelar pada 13 April 2019.

Sementara untuk masa tenang Pilpres 2019, KPU telah menetapkannya jatuh pada tanggal 14-16 April 2019.

Sumber: Akurat.co

Survei Konsepindo Jokowi Unggull Dari Prabowo

Sumber: Google

(Konsepindo Research & Consulting) Lembaga Survei Konsep Indonesia mengeluarkan  hasil survei nasional terbaru erkait Pemilihan Presiden 2019, di Hotel Milenium Jakarta, Rabu (13/03/2019).

Veri Muhlid Arifuzzaman Direktur Konsep Indonesia Research and Consulting, menyatakan bahwa survei dilakukan pada tanggal 17-24 Februari 2019 yang melibatkan 1200 responden seluruh Indonesia. Pada survei terseut dilakukan metode multistage random sampling, dengan margin of eror kurang lebih 2,9 persen.

“Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95%,” kata Veri saat presentasi, (13/03/2019).


Untuk peluang keterpilihan kandidat 35 hari menjelang pemungutan suara April mendatang, sebut Veri, survei ini memperlihatkan, sejauh ini pasangan capres nomor urut 01 merupakan pasangan paling berpeluang dibanding pesaingnya kandidat nomor urut 02.

Hasil survey ini menunjukan jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini maka secara spontan 55 persen responden menyatakan akan memilih pasangan capres nomor urut 01 pasangan Joko Widodo - Ma'arif Amin. Sementara 33,2 persen menyatakan memilih pasangan capres nomor urut 02 pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno dan sisanya 11,8 persen belum memutuskan.

"Melihat selisih yang ada dan menimbang sisa waktu yang tinggal 35 hari lagi, bisa diprediksi pilpres ini akan dimenangkan pasangan Jokowi - Ma'aruf Amin. Ini tentu jika tidak ada kejadian yang luar biasa", ungkap Veri Muhlis Arifuzzaman.

Veri juga menjelaskan ada banyak faktor yang membuat pasangan capres nomor urut 01 dianggap lebih berpeluang untuk memenangkan kontestasi lima tahunan ini. Faktor utamanya adalah capres Jokowi yang merupakan petahana dengan persepsi positif dari masyarakat atas kinerja Jokowi sebagai presiden. Responden mengaku puas dengan kinerja Jokowi sebanyak 69,6 persen, sebaliknya yang mengaku tidak puas hanya diangka 26 persen. Selain itu ada 73,4 persen responden menilai selama Jokowi menjadi presiden, Indonesia mengalami kemajuan yang penting.

"Poin penting temuan survei kita adalah Jokowi - Ma'aruf dinilai lebih mampu membawa Indonesia kearah yang lebih maju dan mampu menyelesaikan persoalan ekonomi dibanding rivalnya. Padahal Prabowo - Sandi lebih banyak mengeksploitasi isu ekonomi dalam kampanyenya", tambahnya. 

Sumber: Akurat.co

Monday, March 11, 2019

Keunggulan Prabowo Sandi di Sebut Sebagai Bentuk Pengaruh Opini Masyarakat

Sumber: Google

Keunggulan  Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada urvei internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) di anggap hanya untuk mempengaruhi opini masyarakat.

"Wajar bila BPN Prabowo-Sandi menyebut mereka unggul dalam survei internal. Tak mungkinlah dibuat tidak unggul. Tujuannya mereka kan mempengaruhi persepsi masyarakat. Itu hal yang normal saja," ujar Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Hal tersebut dilakukan karena hasil beberapa lembaga  sebelumnya  menyebut Jokowi-Ma'ruf unggul rata-rata 20 persen atas Prabowo-Sandi.

"Hasil survei internal BPN ini juga dikeluarkan di tengah ramainya penggiringan opini yang menyebut lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf tidak fair," ujar Ace.

Namun, lanjut politikus Partai Golkar itu, ia yakin masyarakat dapat menilai kebenaran hasil survei yang dilakukan BPN tersebut.

"Dalam berbagai survei, hasil yang ada menunjukkan kebalikan dari survei BPN," kata Ace.

Ia mencontohkan survei terbaru yang dirilis lembaga survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) yang menunjukkan tren kenaikan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang unggul dengan selisih 22,8 persen dari pesaingnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Adapun survei internal BPN mengklaim keunggulan Prabowo 48 persen berbanding 46 persen untuk Jokowi.

"Jadi, masyarakat bisa menilai, mau percaya yang mana," ujarnya.

Meski TKN tidak mengumumkan survei internal, hampir seluruh lembaga survei profesioanal saat ini menyebut Jokowi-Ma'ruf unggul, bahkan selisihnya rata-rata 20 persen.

"Siapa yang mau percaya survei internal BPN," jelasnya.

Sumber: Akurat.co

Sunday, March 3, 2019

Pengamat Politik: Demokrat Tidak Akan 'All Out' mendukung paslon No.Urut 02

Sumber: Google

Jerry Massie seorang pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) menilai bahwa Partai Demokrat (PD) tidak akan sepenuhnya atau 'All Out' mendukung paslon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Penilaian tersebut di berikan Jerry dikarenakan sikap yang dilakukan Ketua Umum partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memutuskan untuk menarik diri dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi dengan alasan menemani sang istri yang sedang dirawat di salah satu RS di Singapura.

"Dengan tak aktifnya SBY akan berpengaruh besar. Pasalnya Demokrat selain masih masuk 6 besar hegemoni dan simpatisan mereka cukup signifikan," ujar Jerry di Jakarta, Minggu(3/3/2019).

Padahal, keberadaan SBY sendiri punya peran yang sangat vital untuk mengangkat branding Prabowo-Sandi. Sehingga, dengan absennya SBY, maka secara otomatis membuat daya gedor timses akan kendor.

"Tim BPN harus mencari alternatif siapa pengganti SBY. Saya nilai AHY bakal tak akan ngotot di kampanye nanti karena mereka lagi terfokus ke Ani Yudhoyono dan pilpres agak terbengkalai," beber Jerry.

Sementara, Gerindra PKS, PAN dan Berkarya akan lebih ngotot. Semua keputusan PD sendiri ada di tangan SBY, sehingga Demokrat bakal tak optimal tak seperti sebelum ibu Ani berobat ke Singapura.

"Ini bisa jadi 'no balancing' tak ada keseimbangan lagi. Saya duga politik bersayap dan dua kaki kembali dimainkan Demokrat. Mereka tak akan all out dalam timses. Paling tidak mereka lebih prioritas lolos 4 persen PT," kata Jerry.

Sumber: Akurat.co

Prabowo Berjanji Akan Menatasi Kebocoran Keungan

Sumber: Google

Prabowo Subianto Calon presiden mengungkapkan adanya anggaran Indonesia sebesar Rp1.000 triliun tiap tahun yang mengalir ke luar negeri.

"Kalau dilihat dari cadangan devisa, kita seharusnya surplus 350 hingga 375 miliar dolar, namun kenyataannya hanya 100 miliar dolar," ujar Prabowo pada acara konsolidasi nasional  Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Karena hal tersebut beliau mempertanyakan sebesar 200 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.000 triliun kekayaan Indonesia kemana.

Menurutnya tugas eksekutif untuk menghentikan kebocoran tersebut sebaliknya beliau berjanji akan menghentikannya apabila mendapatkan mandat dari rakyat di Pemilu Presiden 2019.

"Kalau nakoda tidak mengerti kapalnya sudah bocor, maka itu berbahaya. Saya berkali-kali mengatakan hal ini," ujarnya.

Dia mengatakan sudah menguraikan adanya kebocoran anggaran tersebut dalam bukunya berjudul Indonesia Paradoks.

Prabowo mengaku sering diejek bahwa ungkapannya terkait kebocoran itu sebagai bentuk pesimisme, namun itu adalah fakta yang harus diungkap.

"Kapal kita sedang bocor, boleh Prabowo diejek, dibilang pesimis, namun ini fakta. Nanti setelah saya dilantik saya akan membentuk tim, untuk mengatasi permasalahan ini," katanya.

Prabowo menjelaskan bukti kebocoran tersebut sudah diakui pemerintahan Jokowi-JK dengan pernyataan menteri keuangan di Kabinet Indonesia Kerja mengatakan kekayaan warga negara Indonesia di luar negeri sekian ribu triliun rupiah.

Lalu, Presiden Joko Widodo membuat kebijakan tax amnesty yang diharapkan uang warga Indonesia tersebut bisa kembali ke dalam negeri.

Dia juga menilai Indonesia sangat liberal karena banyak hasil kekayaan alamnya justru dibawa ke luar negeri padahal modal dan sumbernya dari dalam negeri.

"Indonesia ini lebih liberal dari mbahnya liberal. Kekayaan alam ada di kita, orang mau usaha modalnya dari bank pemerintah kemudian mendapat untung hasilnya dijual ke luar negeri, dan keuntungannya tidak balik ke Indonesia," ujarnya.

Karena itu. dia mengaku geram melihat keadaan Indonesia sekarang terutama kepada para elite-elite yang memang sengaja membiarkan kebocoran itu terjadi. 

Sumber: Akurat.co

Bank BJB Usaha Perseroan Harus Memiliki Tujuan Mulia

Sumber: Google Bank BJB  menyabet gelar  TOP GRC 2019  karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusaha...