Showing posts with label Pemerintah. Show all posts
Showing posts with label Pemerintah. Show all posts

Monday, July 29, 2019

Ridwan Kamil Himbau Untuk Para Wisatawan Jangan Takut Tangkuban Perahu Aman

Sumber: Google

Terkait bencana erupsi gunung tangkuban perahu Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat menghimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak merasa takut untuk datang mengunjungi Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu  Jawa Barat, pasca erupsi.

“Kita akan koordinasikan lagi. Tapi, intinya wisatawan jangan takut untuk datang, karena pariwisata Jawa Barat aman terkendali,” kata Ridwan kamil ketika mengunjungi Tangkuban Parahu.

Dikabarkan kedatang Gubernur Jawa Barat tersebut bertujuan untuk berkoordinasi dengan stakeholder pasca erupsi.

 “Posisi hari ini normal, tapi melihat laporan, kewaspadaan tetap harus dijaga,” ujar dia.

Ridwan juga menghumbau sebelum obyek Tangkuban Perahu kembali dibuka, Obyek tersebut harus dibersihkan dari debu-debu bekas erupsi lalu. Riwan juga meminta agar menyempurnakan sistem vakuasi kalau sewaktu-waktu terjadi erupsi lagi.

“Prosedur evakuasi sesuai SOP (standar operasional prosedur), salah satunya posisi parkir, mulut mobil harus menghadap ke jalan, agar kalau ada apa-apa lebih mudah,” kata dia



Sumber: Akurat.co

Tengku Zulkarnain Kembali Mengeluarkan Sindiran Untuk Pemerinrah

Sumber: Google

Tengku Zulkarnain Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia mengekuarkan sindiran untuk pemerintah melalui akun media sosial pribadinya. Tengku berharap pemberitaan media tak hanya didominasi isu kesulitan ekonomi, tetapi isu-isu yang sifatnya membahagiakan masyarakat.

"Sekarang kenapa berita media isinya begitu aja ya? BUMN rugi, barang-barang rumah tangga naik, impor merajalela, listrik mahal, ekonomi sulit, PHK dimana-mana, banyak perusahaan hengkang, ekspor semakin nyungsep. Apakah tidak ada berita yang bikin bahagia? Coba dishare berita baik," kata Tengku melalui akun Twitter @ustadtengkuzul.

Tidak hanya itu Tengku juga mengeluarkan uneg-uneg terhadap beberapa keadaan di negeri ini yang bagi dia amat mengecewakan.

"Semestinya sebagai rakyat Indonesia yang cinta NKRI secara tulen, kita semua tidak membela kebathilan. Apalagi koruptor yang jelas membangkrutkan keuangan negara. Aneh jika sikap kita mencla mencle. Setelah reformasi masih ada yang membela koruptor hanya karena orang itu kelompoknya. Hmm," demikian tweet Tengku.

Bahkan Tengku menyindir utang jangka panjang yang berarti meninggalkan warisan utang kepada generasi mendatang.

"Hutang jangka panjang, sampai mati meninggalkan warisan ke anak cucu... Apakah perbuatan itu sesuai dengan peribahasa Melayu: "Orang yang makan nangka, awak yang kena getahnya...?"
"...seng uenak kowe, yang sengsoro putuku..." Hmmm... mbohlah..." kata Tengku.


Sumber: Akurat.co

Sunday, March 10, 2019

Manajer Operasional Migo Meminta Pemerintah Segera Buat Regulasi

Sumber: Google

Sukamdani, Manajer Operasional Migo DKI Jakarta meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan regulasi tentang sepeda listrik yang sedang digodok. Hal tersebut karena l pemberitaan sejumlah media yang menuduh Migo 'haram' untuk beroperasi di Jakarta.

"Secepatnya (regulasi) dibuat supaya kita sama-sama enak. Jadi di jalanan juga enggak ada artikel yang bilang nanti Migo haram di jalan raya," katanya saat ditemui AkuratOtomotif di Migo Ebike HQ, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Sukamdani menyampaikan, pemerintah bakal menyelesaikan regulasi sepeda listrik pada pertengahan tahun 2019.

"Makanya, saya harapkan Migo ini punya regulasi yang jelas. Pemerintah bisa secepatnya membuat regulasi sehingga kita bisa tahu arah tujuannya itu Migo mau ke mana," tukas dia.

Terkait regulasi, Sukamdani selaku Manajer Operasional Migo berharap pemerintah bisa merinci dengan jelas poin-poin untuk mengkategorikan Migo. Bila kelak regulasi telah dibuat, pihaknya akan legowo mengikuti keputusan pemerintah, termasuk jika Migo dikategorikan motor listrik. Ia menyatakan bakal tetap mengikuti aturan serta syarat yang ditetapkan pemerintah.

Migo tidak inging kasus seperti LRT-MRT, yang karena  lamanya proses penerapan inovasi baru lantaran regulasi yang belum selesai, LRT-MRT mangkrak alias belum bisa beroperasi. 

"Orang negara lain udah punya kita belum. Nah, dengan Migo ini, kami ingin Indonesia punya duluan. Jadi kita enggak ketinggalan," cetus Sukamdani.

Sumber: Akurat.co

Bank BJB Usaha Perseroan Harus Memiliki Tujuan Mulia

Sumber: Google Bank BJB  menyabet gelar  TOP GRC 2019  karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusaha...