Showing posts with label DPRD. Show all posts
Showing posts with label DPRD. Show all posts

Friday, March 22, 2019

Mantan DPRD Kutai Kartanegara Buron Selama 5 Tahun Akirnya Berhasil Dibekuk

Sumber: Google

Musmulyadi mantan anggota DPRD Kutai Kartanegara buron selama tahun berhasil dibekuk oleh tim intelijen.

Musmulyadi ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejari Kutai Kartanegara saat berada di salah satu perumahan di Samarinda, Kalimantan Timur sekitar pukul 09.15 WITA.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Mukri mengungkapkan terpidana 

“Tidak ada perlawanan dari terpidana saat ditangkap,” kata Mukri dalam rilisnya dikutip Sabtu (23/3/2019).

Penangkapan terhadap terpidana mengacu kepada putusan Mahkamah Agung Nomor: 931 K/Pid.Sus/2012 tanggal 24 Juli 2013 yang menghukum Musmulyadi satu tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair satu bulan kurungan.

Kasus yang membelit Musmulyadi dan anggota DPRD Kutai Kartanegara lainnya periode 2004-2009 yaitu menggunakan biaya atas beban APBD Kabupaten Kutai Kartanegara pada Pos Biaya Perjalanan Dinas Khusus dan pada Pos Biaya Penunjang Kegiatan/Operasional yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2,9 miliar.

Mukri menyebutkan dengan ditangkapnya terpidana melalui program tangkap buronan atau tabur 31.1 maka jumlah buronan yang berhasil diamankan sejak Januari 2019 sebanyak 36 orang.

Sumber: Akurat.co

Friday, March 8, 2019

Anies Yakin Akan Jual Saham

Sumber: Google

Anies Baswedan  Gubernur DKI Jakarta mengaku bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa mengantongi dana segar sekitar Rp1,2 trilun bila melepas semua saham di PT DLTA Djakarta Tbk. Dana itu, kata Anies, bisa membangun 100 sekolah di Jakarta.

Karena ha tersebutlah Anies Baswedan yakin akan menjual semua saham DKI di perusahaan produsen bir ini. Sebab deviden yang diperoleh dari penanaman saham ini hanya berkisar Rp 37 miliar per tahun. Dimana angka ini dianggap terlalu kecil untuk membangun berbagai fasilitas di Jakarta.

"Kami memandang dana itu lebih bermanfaat bila digunakan untuk pembangunan sekolah, ini kita bisa membangun lebih dari 100," kata Anies saat ditemui di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

"Kita sudah ajukan,kemudian ketua dewan menyampaikan belum diproses," imbuhnya.

Lantaran merasa dipersulit, Anies lalu meminta masyarakat untuk melihat caleg di daerahnya masing - masing yang maju Pileg 2019 agar tak dipilih kembali.

"Kita laporkan kepada masyarakat saja karena ini bagian dari janji kami apalagi bulan depan adalah Pileg, silahkan ditanyain aja para caleg itu Anda mau milih Rp1,2 triliun mau dipakai untuk memajukan dunia peralkoholan atau mau dipakai untuk memajukan air bersih untuk rakyat?" ujarnya.

Sementara itu politisi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menampik bila pihaknya mempersulit langkah Anies menjual semua saham di perusahaan produsen minuman keras itu.

Dia mengatakan saham ini merupakan aset warga Jakarta. Sehingga untuk melepasnya perlu ada kajian dan penjelasan rinci.

Hingga saat ini Anies tak pernah memaparkan kajian terkait hal ini sehingga anggota DPRD malas meresponnya.

Sumber: Akurat.co

Tuesday, March 5, 2019

Fraksi Partai PPP Dukung Anies Jual Saham

Sumber: Google

Menurut Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta bahwa saham bir di PT DLTA Djakarta Tbk tidak menguntungkan bagi masyarakat DKI Jakarta. Jadi karena perusahaan tersebut tidak memberikan menurut Ichwan Zayadi  Ketua  PPP DPRD DKI pihaknya mendukung penuh langkah Gubernur Anies menjual seluruh saham di perusahaan penyedia minuman beralkohol ini.

"Kita dukung Pemprov DKI menjual saham di PT Delta Djakarta,” kata Penasehat Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Ichwan saat dihubungi, Rabu (6/3/2019).

Menurutnya Hasil penjualan saham bir ini disarankan digunakan untuk berbagai kepentingan publik Ibu kota, seperti membangun fasilitas publik seperti taman bermain, Sekolah atau Rumah sakit. Dimana fasilitas ini dinilai lebih mendatangkan manfaat bagi masyarakat umum ketimbang mempertahankan saham terebut.

"Tetapi hasil penjualan saham tersebut agar dapat di gunakan juga untuk kepentingan masyarakat dan juga bisa menghasilkan untuk Pemprov,” ujarnya.

Wacana menjual seluruh saham DLTA adalah salah satu janji Anies - Sandi sewatu kampanye Pilkada DKI 2017 lalu. Meskipun, Delta disebut-sebut menjadi salah satu penyumbang dividen bagi Pemprov namun Anies tetap keukeh melepas seluruh saham ini.

Rata-rata sumbangsih dividen DLTA ke Pemprov menurut ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mencapai Rp50 miliar per tahun.

Anies sendiri hingga saat ini tak pernah memetahkan hasil penjualan saham itu bakal dimanfatkan untuk kepentingan apa saja.

PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional. Dalam laporan kepemilikan saham PT Delta Djakarta di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), www.idx.co.id, saham Pemprov DKI tercatat 26,25 persen per 25 Februari 2019.

Sumber: Akurat.co

Bank BJB Usaha Perseroan Harus Memiliki Tujuan Mulia

Sumber: Google Bank BJB  menyabet gelar  TOP GRC 2019  karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusaha...