Showing posts with label NKRI. Show all posts
Showing posts with label NKRI. Show all posts

Monday, July 29, 2019

Tengku Zulkarnain Kembali Mengeluarkan Sindiran Untuk Pemerinrah

Sumber: Google

Tengku Zulkarnain Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia mengekuarkan sindiran untuk pemerintah melalui akun media sosial pribadinya. Tengku berharap pemberitaan media tak hanya didominasi isu kesulitan ekonomi, tetapi isu-isu yang sifatnya membahagiakan masyarakat.

"Sekarang kenapa berita media isinya begitu aja ya? BUMN rugi, barang-barang rumah tangga naik, impor merajalela, listrik mahal, ekonomi sulit, PHK dimana-mana, banyak perusahaan hengkang, ekspor semakin nyungsep. Apakah tidak ada berita yang bikin bahagia? Coba dishare berita baik," kata Tengku melalui akun Twitter @ustadtengkuzul.

Tidak hanya itu Tengku juga mengeluarkan uneg-uneg terhadap beberapa keadaan di negeri ini yang bagi dia amat mengecewakan.

"Semestinya sebagai rakyat Indonesia yang cinta NKRI secara tulen, kita semua tidak membela kebathilan. Apalagi koruptor yang jelas membangkrutkan keuangan negara. Aneh jika sikap kita mencla mencle. Setelah reformasi masih ada yang membela koruptor hanya karena orang itu kelompoknya. Hmm," demikian tweet Tengku.

Bahkan Tengku menyindir utang jangka panjang yang berarti meninggalkan warisan utang kepada generasi mendatang.

"Hutang jangka panjang, sampai mati meninggalkan warisan ke anak cucu... Apakah perbuatan itu sesuai dengan peribahasa Melayu: "Orang yang makan nangka, awak yang kena getahnya...?"
"...seng uenak kowe, yang sengsoro putuku..." Hmmm... mbohlah..." kata Tengku.


Sumber: Akurat.co

Thursday, February 28, 2019

Ma'ruf Amin Tegaskan Berbeda Pililah Politik Janga Membuat Bermusuhan

 
Sumber: Google
Ma'ruf Amin Calon wakil presiden nomor urut 01  mengatakan perbedaan pilihan politik tidak boleh membuat sesama warga negara saling bermusuhan. Ma'ruf Amin mengungkapn hal tersebut dalam safarinya ke kecamatan Banjar Sari, kabupaten Ciamis Jawa Barat.

"Kita mau menang, tapi tak boleh memecah keutuhan bangsa. Kita mau menang tapi tidak boleh mencabik cabik persatuan bangsa. "Negara ini harus utuh. Karena itu kita harus menjaga NKRI. Karena NKRI adalah harga mati," kata Ma'ruf Amin di Gedung Dakwah Banjar Sari, Kamis (28/2/2019).

Secara khusus untuk warga nahdliyin, Ma'ruf Amin juga menekankan agar tetap menjaga keutuhan negara. Sebagaimana apa yang tertuang dalam lagu Mars NU Yalal Wathon.

"Dulu orang sudah berjuang, sudah berbuat. Makanya bagi orang NU, NKRI harga mati," bebernya.

Lebih lanjut, Ma'ruf Amin berpandangan untuk menjaga persatuan, warga negara harus memberikan kepercayaan kepada pemimpin yang bisa menjaga agama dan membangun dunia. Kiai Ma'ruf lalu mencontohkan perkataan Nabi Yusuf.

"Nabi Yusuf itu (berkata) serahkan perbendaharaan bumi pada saya, karena saya itu hafidzun bisa menjaga, faham bagaimana membangun kemakmuran di negeri itu. Jadi, syaratnya hafidzun, alimun," pungkas Ketum MUI itu.

Sumber: Akurat.co

Bank BJB Usaha Perseroan Harus Memiliki Tujuan Mulia

Sumber: Google Bank BJB  menyabet gelar  TOP GRC 2019  karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusaha...