Showing posts with label Joko Widodo. Show all posts
Showing posts with label Joko Widodo. Show all posts

Monday, July 29, 2019

Baiq Nuril Resmi Bebas

Sumber: Google

Pada Senin Pagi 29 Juli 2019 Presiden Joko Widodo telah resmi menandatangai Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pemberian Amnesti bagi Baiq Nuril Maknun.

Sebelumnya, Baiq Nuril divonis Mahkamah Agung (MA) telah melanggar UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan terancam pidana penjara serta denda dalam kasus yang dihadapinya.

Keterangan Biro Pers Media dan Informasi Setpres RI di Jakarta, Senin (28/7/2019), menyebutkan Keppres tersebut ditandatangani oleh Presiden pada Senin pagi untuk diproses lebih lanjut.

“Tadi pagi Keppres untuk Ibu Baiq Nuril sudah saya tanda tangani. Jadi, silakan Ibu Baiq Nuril kalau mau diambil di Istana silakan. Kapan saja sudah bisa diambil,” ujar Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum bertolak menuju Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dalam rangka kunjungan kerja.

Presiden tak keberatan apabila Baiq Nuril ingin bertemu langsung dengannya setelah Keppres tersebut diterbitkan.

Presiden mengatakan akan dengan senang hati menerima dan bertemu dengan Baiq Nuril.

“Diatur saja. Saya akan dengan senang hati menerima,” katanya.


Sumber: Akurat.co

Tuesday, April 9, 2019

Janji Jani Jokowi Pada Saat Kampannye

Sumber: Google

Joko Widodo Calon presiden petahana berjanji akan merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. Janji tersebut diungkapkannya pada saat ar yang bertajuk Relawan Buruh#01 Apel Akbar Kesetian Tegak Lurus untuk Jokowi , di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hari ini.

"Yang ingin saya sampaikan kepada pekerja. Nanti kita bentuk tim bersama dengan KSPSI dan seluruh federasi untuk revisi PP 78," kata Jokowi dalam pidato politiknya di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Jokowi juga berjanji bicara bersama dalam satu meja untuk merevisi PP yang telah disahkan pada 23 Oktober 2015.

Tidak hanya itu, Jokowi juga menjanjikan melanjutkan pembangunan rumah murah untuk pekerja dan buruh.

"Sudah kita mulai sebetulnya. Saya sudah tinjau yang sudah dihuni. Dan akan kita lanjutkan dalam jumlah yang lebih besar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memperkenalkan programnya, yakni kartu prakerja.

"Kartu prakerja ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK atau akademi, perguruan tinggi dan korban PHK, akan diberikan training. Setelahnya kami harap langsung dapat kerja. Kalau belum dapat kerja akan diberikan insentif honor," katanya.

Kampanye terbuka ini juga dihadiri Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, serta anggota Dewan Pengarah TKN Pramono Anung dan wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding.

Pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2019 itu akan memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden serta calon anggota legislatif.

Untuk pemilihan presiden diikuti pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin serta nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Sumber: Akurat.co

Ini Hasil Survei Panel SMRC

Sumber: Google

Hasil survei panel pemilihan presiden yang dilakukan pada 1-4 April 2019 telah diliris oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan hasil calon presiden-wakil presiden nomor 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, sebesar 57,3 persen. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebesar 32,5 persen dan undecided voters sebanyak 10,2 persen.

"Elektabilitas Jokowi jika panel dibobot populasi lebih tinggi, Prabowo lebih rendah, undecided tidak banyak berbeda," seperti dikutip dari laporan survei panel SMRC yang diterima AKURAT.CO, Selasa, (9/4/2019).

Kemudian, jika ditambahkan dengan prediksi pilihan swing dan undecided voters, maka elektabilitas pasangan nomor 01, Jokowi - Ma'ruf menjadi 60 persen. Sedangkan pasangan nomor 02, Prabowo-Sandi menjadi 40 persen.

Adapun elektabilitas Jokowi - Ma'ruf jika panel asli tidak dibobot populasi sebesar 55 persen, Prabowo-Sandi 34,3 persen, dan undecided voters sebesar 10,6 persen. Angka elektabilitas tersebut meningkat setelah swing dan undecided voters diprediksi pilihannya, yaitu Jokowi - Ma'ruf 58,1 persen, Prabowo -Sandi menjadi 41,9 persen.

SMRC melakukan survei panel terhadap 1.240 responden melalui telepon. Angka tersebut merupakan responden yang berhasil diwawancarai dari 2.919 responden yang punya telepon. Responden merupakan bagian dari sampel pada survei nasional SMRC pada Januari-Februari 2019 yang sebelumnya sudah diwawancara dengan tatap muka.

Survei panel hanya dilakukan terhadap responden yang punya telepon, maka profil demografi responden dalam survei panel memiliki ciri khas berbeda dengan survei tatap muka atau populasi pemilih nasional. Perbedaan khususnya dari sisi desa-kota, pendidikan, dan pendapatan.

Dibanding populasi pemilih nasional, repsonden survei panel telepon lebih banyak berasal dari perkotaan, berpendidikan lebih tinggi, dan berpendapatan lebih besar. Untuk mengetahui kecenderungan dukungan terhadap calon presiden dan partai politik, SMRC menggunakan dua cara analisis, yaitu data panel tanpa dibobot dan data panel dibobot demografi populasi nasional. 

Sumber: Akurat.co

Monday, April 8, 2019

Jokowi Dan Ma'ruf Amin Kampanye Dengan Pawai di Kota Tangerang

Sumber: Google

Jokowi-Ma'ruf Amin Pasangan calon (Paslon) petahana nomor urut 01,  bersama pendukungnya melakukan  pawai karnaval di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.

Untuk menyapa para pendukung Jokowi-Ma'ruf menumpang kereta. Jokowi menebar senyum dari atas kereta kencana dengan sesekali melambaikan tangan. Tampak di beberapa titik, dia menyapa beberapa warga yang kegirangan melihat calon presiden pilihannya di depan mata. 

"Saya jauh-jauh pak dari Bekasi, naik KRL pagi, cuma mau lihat pak Jokowi dari dekat. Syukurlah, bisa sekalian memberi salam," kata salah seorang pendukung perempuan Siti.

"Jokowi.. Jokowi.. Jokowi.. Jadi presiden," tambah riuh ribuan masyarakat yang menggema memenuhi jalan.

Istri Jokowi, Iriana Jokowi dan istri Maaruf Amin juga terlihat mendampingi. Begitu juga sejumlah tim pemenangan, seperti Erik Tohir, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, dan artis papan atas berada dalam satu panggung utama. 

Berbagai atraksi budaya mengiringi rombongan Jokowi dan Maaruf Amin. Seperti pawai busana bertema garuda, lalu tarian daerah seperti dari Papua, Suku Dayak Kalimantan, tarian khas Betawi, dan ditutup dengan tarian Reok Ponorogo.

Sumber: Akurat.co

Friday, April 5, 2019

Kampanye Jangan Membawa anak, Kenapa?

Sumber: Google

Pada kampanye terbuka Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf  Amin menghimbau untuk para pendukung agar tidak berkampanye dengan membawa anak.

Himbauan kampanye jangan membawa anak disapikan langsung oleh Presiden Jokowi dalam acara kampanye terbuka di Pelabuhan Ikan Gebangmekar, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (5/4/2019).

"Anak-anak jangan dibawa kampanye, panas. Enggak boleh," ungkapnya mengingatkan.

kampanye terbuka memang banyak yang masih membawa anak kecil. Bahkan, beberapa anak sempat terpisah dari keluarganya.

Mengetahui ada anak yang terpisah dari orang tuanya, ibu negara Iriana Widodo pun ikut merasa panik. Iriana pun sempat menggendong salah seorang anak yang menangis dan memberinya minum.

Sekadar informasi, sebelumnya Bawaslu RI menemukan adanya pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh kedua pasangan calon Capres-Cawapres dalam kampanye terbuka, yakni berupa kehadiran anak-anak di lokasi kampanye.

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin pun mengakui adanya pelanggaran tersebut, namun hal itu di luar kendali.

Namun, setiap kali menggelar kampanye terbuka, TKN Jokowi-Ma'ruf pun kerap mengimbau agar masyarakat tidak membawa anak kecil ke lokasi kampanye.

Sumber: Akurat.co

Kampanye Di Guyur Hujan Jokowi Lakukan Ini

Sumber: Google

Diketahui Jokowi berkampanye terbuka di lapangan Desa Dukuhsalam, Tegal, Jawa Tengah. Namun acara tersebut diwarnai guyuran hujan. 

Namun meski hujan turun, massa pendukung Jokowi tetap memilih bertahan di tengah lapangan untuk mengikuti kegiatan kampanye.

Jokowi pun di bawah guyuran hujan juga tetap menyampaikan orasinya.

Joko Widodo Calon presiden petahana mengaku hujan deras bukanlah masalah pada saat beliau berkampanye, beliau juga berkata jangankan hujan deras, cemoohan saja bisa dia hadapi.

Pernyataan tersebut beliau smapaikan salah satu akun sisoal pribadinya. usai menghadiri kampanye terbuka di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (4/4/2019).

Dalam unggahan Instagram dan Twitter, nampak Jokowi yang pakai kemeja putih tidak pakai payung. Dia pun sampai basah kuyup demi menyapa pendukung yang hadir. 

“Jangankan hujan deras yang hanya berupa curahan air, hujan kata cemoohan pun kita hadapi. Bersama rakyat, kita jadi kuat!,” tulis dia, seperti dikutip AKURAT.CO, Jumat (5/4/2019).

Sumber: Akurat.co


Thursday, April 4, 2019

Ini Yang Dikatakan Presiden Jokowi Pada Peringatan Isra Mi'raj

Sumber: Google

Menurut Presiden Joko Widodo menjelang Pilpres 2019 masyarakat terbawa oleh urusan politik sehingga membuat semuanya seperti politikus.

"Sekarang ini semuanya sudah merasa seperti politikus. Enggak di warung kopi, di warung bakso, semuanya sudah kadang-kadang melebihi politikus," kata Jokowi saat menghadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW tingkat Kenegaraan Tahun 2019/1440 Hijriah di GOR Pandawa, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2019).

Presiden Jokowi meminta untuk kepada masyarakat bahwa pada momen pemilihan Presiden tidak harus menyebabkan konflik, karena yang berkonflik adalah mereka yang berbeda pilihan.

"Jangan sampai gara-gara urusan pilihan bupati, pilihan gubernur, pilihan presiden kita tidak rukun. Rugi besar bangsa ini. Hati-hati. Ini yang ngomong ibu Rula Ghani. Hati-hati negaramu Presiden Jokowi, begitu beragam," ungkapnya. 

Selain itu, Jokowi juga menyebut, perbedaan-perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah. Karena itu, berbagai perbedaan yang ada seharusnya tak menjadi masalah.  

"Perbedaan-perbedaan itu jangan menjadikan kita ini tidak menjadi saudara lagi. Ini sudah jadi sunnatullah berbeda-beda," tandasnya.

Diketahui, dalam acara tersebut hadir juga Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sumber: Akurat.co

Sunday, March 31, 2019

Ini Penyebab Presiden Jokowi Dicegat Warga Pada Saat Menuju Acara Konferensi Gereja

Sumber: Google

Pada saat menuju acara Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara‎, Minggu (31/3/2019) malam. Presiden Jokowi mengaku dicegat sembilan ali oleh warga.

Melalui akun instagram pribadinya Presiden Jokowi menjelaskan belia dicegat karena banyakanya warga yang ingin bersalaman dengan dirinya, warga tidak memberikan jalan jika tidak dituruti keinginannya.

Dalam unggahan, Jokowi memperlihatkan foto sedang berdiri di atas mobil dan melambaikan tangan. Dalam foto juga terlihat ketika masyarakat menyalakan lampu flash ponsel masing-masing untuk mengambil gambar Jokowi.

"Saya sering ke Manado, Sulawesi Utara. Dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi ke pusat kota, dengan mobil bisa ditempuh sekitar 40 menit. Tapi semalam, dari bandara ke Minahasa Utara yang lebih dekat yang biasanya 15 menit, saya tempuh satu setengah jam.

Apa yang terjadi? Bukan banjir, bukan longsor. Di jalan saya dicegat sembilan kali oleh warga. Mereka minta salaman, minta berswafoto. Kalau tidak dilayani saya tidak dibukakan jalan.

Saya pun terlambat datang ke acara Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Minahasa Utara," ujar Jokowi di Instagram @jokowi, Senin (1/4/2019).

Meski pada akhirnya terlambat datang ke acara, calon presiden petahana itu mengaku bahagia. Dia juga turut berterima kasih kepada masyarakat Sulawesi Utara.

"Kendati begitu, saya berbahagia dan bersukacita. Terima kasih atas penerimaan masyarakat Sulawesi Utara," tambahnya.

Sumber: Akurat.co

Jokowi Resmi Tetapkan Tanggal 1 April Sebagai hari Penyiaran Nasional.

Sumber: Google

Joko Widodo Presiden Republik Indonesia telah menetapkan bahwa pada tanggal 1 April di peringati sebagai hari Penyiaran Nasional. 

Penetapan hari penyiaran nasional dikuatkan dengan ditandatanganinya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Hari Penyiaran Nasional pada 29 Maret 2019

“Menetapkan tanggal 1 April sebagai Hari Penyiaran Nasional,” bunyi diktum PERTAMA Keputusan Presiden itu.

Ditegaskan dalam Keppres tersebut, Hari Penyiaran Nasional bukan merupakan hari libur.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi diktum KETIGA Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2019 yang ditetapkan pada 29 Maret 2019 itu.

Pertimbangan untuk menentukan 1 April sebagai hari penyiaran nasional adalah pada 1 April 1933 di Kota Solo, Jateng, telah didirikan Lembaga Penyiaran Radio milik bangsa Indonesia yaitu Solosche Radio Vereeniging (SRV) yang diprakasai oleh KGPAA Mangkunegoro VII, serta adanya deklarasi Hari Penyiaran Nasional pada 1 April 2010 oleh pemangku kepentingan di bidang penyiaran, dan untuk mewujudkan tujuan penyiaran nasional, pemerintah memandang perlu menetapkan Hari Penyiaran Nasional.

Sumber: Akurat.co

Friday, March 29, 2019

Ini Menteri Yang Harus Dipecat Jika Jokowi Ingin Naik Rating

Sumber: Google

Indef Faisal Basri seorang Ekonom Senior menegaskan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memecat Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita jika ingin ratingnya naik menjelang Pemilihan Umum Presiden 2019 yang akan dilangsungkan pada 17 April mendatang.

Hal tersebut diungkapnya karena menurutnya Enggarlah penyebab derasnya keran inpor tanah air.

"Jadi waktu impor baja dari Cina, waktunya enggak perlu, dia impor alat berat yang seharusnya bisa bekas (second) nah macem-macem, jadi bobol gawang kita. Gara gara pemburu rente itu," jelasnya dalam diskusi di RM Batik Kuring Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Tidak hanya Enggar menurutnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebagai pemburu rente.

"Jadi, hati-hati jangan sampai nanti, siapapun yang jadi Presiden, kalau saya bilang sih terus terang Pak Jokowi harusnya udah mecat Enggar sekarang juga enggak usah nunggu. Karena deritanya masih April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, tujuh bulan. Rupiah tambah amburadul. Karena ini orang keras kepala, jadi ini udah enggak bisa dibilangin. Satu kata harus dipecat," tegasnya geram.

Selain itu Faisal mengungkapkan hingga kini dirinya belum dapat memutuskan siapa yang akan dipilih untuk menjadi orang nomer satu di tanah air.

Ia mengakui dirinya masih akan melihat siapa yang akan lebih meyakinkan. Pihaknya juga tak memungkiri, jika dirinya tetap berharap akan ada perubahan strategi atau pemikiran-pemikiran dari kedua belah pihak yang bisa didengar.

"Tunggu debat keempat, eh terakhir deh, siapa tau ada strategi baru gitu, tapi dilihat lagi deh. Jadi saya akan putuskan di injury time. Karena saya masih berharap ada pemikiran-pemikiran dari kedua belah pihak yang harus kita dengar dulu," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co

Tuesday, March 26, 2019

Misbakhun Meminta Ibu Sri Mulyani Indrawati Mengerti visi Presiden Joko Widodo

Sumber: Google

Sri Mulyani Indrawati (SMI)  Menteri Keuangan  diminta untuk bisa menerjemahkan visi Presiden Joko Widodo di bidang perpajakan oleh Mukhamad Misbakhun Anggota Komisi XI DPR.

Misbakhun menjelaskan bahwa menurutnya ada dua hal penting yang menjadi perhatian presiden yang akrab disapa dengan panggilan Jokowi.

Hal penting pertama adalah pemangkasan pajak penghasilan (PPh) badan atau korporasi. Adapun satu hal lagi adalah pembentukan badan khusus penerima pajak seiring revisi atas Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

Berbicara pada seminar nasional bertema ‘Kebijakan Reformasi Perpajakan 2019-2024’ di Jakarta, Selasa (26/3/2019), Misbakhun menyatakan, penurunan tarif pajak memang mengakibatkan berkurangnya penerimaan negara.

Namun, tarif PPh badan yang saat ini di angka 25 persen jika diturunkan bisa berefek pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh adalah kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memangkas tarif pajak.

“Trump begitu menurunkan tarif pajaknya langsung menghadapi defisit, tetapi dia anteng saja karena ada pertumbuhan ekonomi dan kenaikan investasi,” ujar Misbakhun.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu itu menjelaskan, Barack Obama saat memimpin AS begitu kesulitan mencapai pertumbuhan ekonomi 0,4 persen. Namun, Trump justru bisa membawa perekonomian AS tumbuh 3,1 persen.

Misbakhun meyakini semacam itu bisa dipraktikkan di Indonesia dan berefek positif asalkan menteri terkait paham dengan keinginan Presiden Jokowi memacu pertumbuhan ekonomi melalui relaksasi pajak.

“Sekarang yang dibutuhkan itu orang (menteri, red) yang loyal atau orang yang keminter (sok pintar, red)?” kata legislator Golkar.

Influencer di Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - KH Ma’ruf Amin itu menambahkan, salah satu kebijakan Presiden Jokowi yang di bidang perpajakan yang sukses adalah tax amnesty.

“Kisah success in the world (keberhasilan di dunia, red) soal tax amnesty ya di Indonesia,” tegasnya.

Sementara soal pembentukan badan khusus pajak, kata Misbakhun, sebenarnya sudah ada kejelasan saat posisi Menkeu dijabat Bambang PS Brodjonegoro.

Politikus yang dikenal getol membela kebijakan Presiden Jokowi itu menegaskan, rencana membentuk badan khusus pajak sudah masuk ke DPR sejak 2016.

Namun, sambung Misbakhun, rencana pembentukan badan khusus pajak yang terpisah dari Kemenkeu seolah kandas ketika jabatan Menkeu beralih dari Bambang ke SMI.

“Mungkin Ibu Sri Mulyani terlalu lama di luar negeri sehingga tidak hand on hand (terkoneksi) dengan situasi yang ada di Indonesia,” ulas Misbakhun.

Sumber: Akurat.co

Monday, March 25, 2019

Stadion Yusuf Serang Penuh Dengan Pendukung Paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin

Sumber: Google

Stadion Yusuf Serang di penuhi oleh pendukung paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Lokasi tersebut jadi tempat kampanye akbar pertama pasangan nomor urut 01 itu. 

Dilansir dari AKURAT.CO, Minggu (24/3/2019), akses ke lokasi acara sudah dipadati pendukung Jokowi-Ma'ruf dari berbagai daerah Banten. Simpatisan datang sejak pukul 15.29 WIB ke lokasi kampanye akbar. 

Para pendukung tersebut menggunakan pakaian serba putih bergambarkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Ada juga sebagian pendukung yang menggunakan kaos partai di Koalisi Indonesia Kerja. 

Kampanye terbuka di Banten akan dimulai pada pukul 16.00 WIB. Namun, sebagaimana diketahui Capres Joko Widodo sudah datang bersama Ketua TKN Erick Thohir.

"Jokowi jokowi jokowi.. menang,"sorak sorai warga yang antusian berusaha mendekati Jokowi. 

Sebagaimana diketahui, Zona B meliputi daerah Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat.

Sumber: Akurat.co

Golkar Nyatakan Keberatan Terkait Bendera Golkar Muncul Ditengah Kampanye Prabowo

Sumber: Google

Pada acara kampanye terbuka calon Presiden Prabowo Subianto di lapangan karebosi, Kota Makasar, partai golkar memberikan pernyataan keberatan karena pada acara tersebut bendera partai Golkar turut ikut dalam acara tersebut.

Pengurus Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar Kota Makassar kemudian mengirim surat ke Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Makassar. Dalam surat bernomor 150/DPD II/PG-MKS/III/2019 yang ditandatangani Ketua Golkar Makassar Farouk M. Betta dan Wakil Sekertaris Ahkam Supu disebutkan Golkar keberatan atas penggunaan atribut partai berlambang pohon beringin.

"Sehubungan dengan adanya penyalahgunaan simbol partai, yang bukan partai koalisi atau pendukung pada pelaksaan kampanye calon presiden nomor urut 2 ... DPD Kota Makassar menyampaikan keberatan atas penggunaan simbol Partai Golkar," kata kata Farouk dalam pernyataan tertulis.

Partai Golkar berharap kasus ini ditindaklanjuti panitia penyelenggara kampanye  sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Pada kampanye akbar yang dilakukan Prabowo Subianto di Kota Makassar kemarin, belasan bendera warna kuning berlambang pohon beringin dan gambar Prabowo Subianto - Sandiaga Uno muncul di tengah massa.

"Golkar, Golkar, Golkar, Golkar, Golkar, dan Golkar," kata itu juga diteriakkan massa yang membawa bendera sembari mengacungkan dua jari ke atas.

Partai Golkar merupakan anggota koalisi pengusung pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Sumber: Akurat.co

Friday, March 22, 2019

Joko Widodo-Ma'ruf Amin Mendaoat Dukungan Tokoh Masrakat Dayak

Sumber: Google

Calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat dukungan sejumlah tokoh masyarakat Dayak Provinsi Kalimantan Timur

Menurut ketua Adat Dayak Kenyah Jokowi-Ma'ruf merupakan figur yang dianggap bisa mengayomi masyarakat Indonesia dengan segala kemajemukannya, dan keduanya merupakan tokoh pemersatu bangsa.

"Kami siap memenangkan Jokowi- Ma'ruf, kami tidak berbicara persentase angka, yang penting Jokowi-Ma'ruf menang kami solid dan wajib menang," kata Ajang Kedung di sela- sela Silaturahmi Kebangsaan di Ponpes Nabiel Husen, Samarinda, Jumat (22/3/2019).

"Gelar ini kami berikan atas rembuk para tokoh dan tetua adat, Beliau (Ma'ruf Amin) memang layak kita jadikan tokoh dan panutan," jelasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Adat Dayak Edy Gunawan Areq Lung menambahkan bahwa simbol pemimpin yang bijak disematkan kepada Ma'ruf Amin, tidak bisa terbantahkan lagi karena beliau merupakan ulama besar, kyai yang banyak pengikutnya namun di lain sisi tetap mengayomi elemen masyarakat lainnya.

"Kebersamaan, persatuan inilah yang harus kita jaga, dan kita butuh pemimpin pemersatu yang bisa mengayomi semua elemen yang ada dalam masyarakat," jelasnya.

Ia berharap momen pilpres tahun ini tidak dijadikan sebagai ajang permusuhan antar kelompok, dan lebih berkonsentrasi untuk memilih pemimpin terbaik untuk bangsa dan negara hingga lima tahun ke depan.

"Kami sadar masyarakat adat ini adalah bagian dari Negara Kesatuan RI, yang harus kita jaga kedaulatannya untuk mewujudkan masyarakat adil makmur aman dan sentosa," tegasnya.

Sumber: Akurat.co

Tuesday, March 19, 2019

Ini Penyebab Jokowi dan Anies Menaiki Kereta

Sumber: Google


Joko Widodo Presiden RI bersama Anies Baswedan G
ubernur DKI Jakarta  meninjau Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT), Selasa (19/3/2019).

Keduanya mecoba modal transpotasi ini dari  stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke stasiun Lebak Bulus. 

Pantaun AKURAT.CO, keduanya meninggalkan stasiun Bundaran HI pada pukul 12.15 WIB.

Kereta yang ditumpangi terlihat penuh dengan penumpang lainya yang memanfaatkan uji coba gratis MRT ini.

Saat memasuki kereta, sontak suasana di dalam gerbong mendadak riuh. Masyarkat yang berada didalam gerbong kaget melihat Presiden dan Gubernur ikut menumpangi kereta cepat ini.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu, masyarakat yang berada di dalam gerbong pun langsung berswa foto dengan kedua pejabat itu

Ikut dalam rombongan Presiden Menteri PUPR Basuki H, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudiantara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani sudah datang dan tiba sebelum Jokowi datang.

Untuk diketahui MRT akan beroperasi secara komerisial pada pada 24 Maret mendatang. 

Meski begitu Pemprov DKI sebagai operator moda trasportasi kereta modern ini masih belum menentukan tarif harga tiket MRT.

Sudah beberapa kali pihak Pemprov DKI menggelar rapat dengan DPRD untuk menentukan harga yang pas namun belum ada kesepakatan.

Sumber: Akurat.co

Monday, March 18, 2019

Debat Ketiga Ma'ruf Curi Perhatian Media Asing

Sumber: Google

Debat ke tiga yang melibatkan para calon Wakil Presiden pada hari minggu 17/03 lalu nampaknya masi menjadi pembicaraan publik, bahkan debat ketiga ini mampu mencuri perhatian media Internasional. 

Perhatan media asing taluput dari cawapres no urut 01, Ma'ruf Amin pasalnya Ma'ruf Amin di lihat berbeda dari peampilan sebelumnya, pada debat pertama Ma'ruf Amin dinilai mampu menguasasi panggubg dan sangat pasif, berbeda dengan debat putaran ketiga ini Ma'ruf dinilai tidak pasif .

Pria 76 tahun ini memulainya dengan cukup lambat, tetapi tak melewatkan momentum. Bergantian dengan Sandiaga Uno, ketua MUI ke-7 ini memaparkan visi dan program kerjanya di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, hingga lapangan pekerjaan.

Situasi agak memanas saat memperdebatkan masalah defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Pasalnya, BPJS tercatat mengalami defisit anggaran sebesar Rp16,5 triliun di tahun 2018. Rendahnya iuran yang harus dibayar peserta pun dianggap menjadi masalahnya.

Meski mengalami defisit anggaran, Ma'ruf berjanji program BPJS akan tetap berlanjut jika ia dan Joko Widodo terpilih nanti. Sayangnya, suami Wury Estu Handayani ini gagal menjelaskan rincian solusi untuk menyelesaikan masalah defisit anggaran itu.

Sementara itu, Sandiaga berjanji akan menyelesaikan masalah BPJS itu dalam 200 hari pertama pemerintahannya jika terpilih.

"Kita tidak boleh saling menyalahkan, tetapi kita harus memperbaiki masalahnya. Kita akan mendatangkan pakar terbaik dari Hong Kong untuk penyelesaian terbaik negeri ini," janji pasangan Prabowo Subianto ini, dilansir dari The Straits Times.

Sesuai dugaan, pria bernama lengkap Sandiaga Salahuddin Uno ini piawai memaparkan masalah kewirausahaan. Putra Razif Halik Uno ini bersemangat kala menjelaskan tentang penelitian dan inovasi, startup, dan ekonomi kreatif yang perlu dikembangkan.

Menghadapi isu-isu kekinian ini, Ma'ruf dengan cerdiknya mencuri perhatian penonton dengan menguraikan istilah-istilah dalam bahasa Arab. Kepiawaiannya berbahasa Arab itu langsung disambut tepuk tangan para pendukungnya. Ia pun teguh pada programnya yang berencana memaksimalkan anggaran penelitian.

"Kami akan memaksimalkan rencana penelitian nasional agar lebih efektif. Kami juga akan menyediakan anggaran penelitian, seni, dan pendidikan. Dengan itu, kami yakin penelitian bisa berkontribusi untuk memajukan bangsa ini," tuturnya.

Ulama NU ini semakin vokal saat menjawab pertanyaan tentang pengembangan dan promosi budaya Indonesia. Pria kelahiran tahun 1943 ini berharap bisa meningkatkan citra Indonesia di kancah dunia lewat seni budaya.

"Kami akan mengadakan festival internasional dengan skala besar. Kami akan membangun Opera seperti yang ada di Sydney (Opera House) untuk menunjukkan budaya kita," ucapnya.

Stunting atau kekerdilan yang sudah lama menjadi masalah yang belum juga selesai di Indonesia juga turut dibahas. Mengutip perjuangan istrinya dalam memberi makan anak bungsu mereka, Sandiaga Uno menjanjikan program sedekah putih untuk membagi-bagikan susu.

Terkait persaingan tenaga kerja lokal dan asing, Sandiaga mengatakan hanya tenaga kerja asing yang bisa berbahasa Indonesia yang boleh dipekerjakan. Sementara itu, Ma'ruf mengklaim jumlah tenaga kerja asing masih aman, yaitu hanya 0,01 persen dari jumlah keseluruhan tenaga kerja.

"Tenaga kerja asing hanya diizinkan menangani pekerjaan yang tidak bisa dilakukan pekerja lokal. Cara ini juga akan memudahkan transfer teknologi," kata Ma'ruf.

Kedua cawapres ini sama-sama punya rencana untuk meningkatkan peluang kerja. Mereka juga menekankan perlunya program 'link and match' antara perusahaan dan sekolah serta pelatihan bagi pencari kerja.

Sumber: Akurat.co

Ini Yang Dilakukan Warga Aceh Untuk Mendungkung Pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin


Sumber: Google

Ratusan warga Saree, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, melakukan deklrasi dukungn terhadap pasangan alon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia nomor urut satu, Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin.


Irwansyah Ketua TKD Aceh , mengatakan , deklarasi Jokowi dan Maruf Amin tersebut merupakan bentuk komitmen masyarakat Aceh khusunya Aceh Besar untuk mendukung pasangan calon nomor urut satu itu.

“Deklarasi ini merupakan bagian dari road show safari politik kami bersama pimpinan TKN (Tim Kemenangan Nasional) dari Jakarta sejak 5 Maret kemarin.

“Dan masyarakat menyambut antusias deklarasi tersebut,” katanya.

Dalam deklarasi tersebut juga dijelaskan kinerja Jokowi selama menjabat sebagai Presiden Indonesia, 4 tahun ini. Selain itu, TKD Aceh juga berusaha meyakinkan kepada masyarakat bahwa fitnah serta hoax, mengenai Jokowi dan Maruf Amin tidaklah benar.

“Inilah salah satu contoh, bagaimana masyarakat Saree, sangat bergembira ketika fitnah itu diluruskan. Bagi Pak Jokowi, bukti kerja nyatalah yang harus ditunjukkan kepada rakyat,” jelasnya.

Ketua TKD Aceh Jokowi dan Maruf Amin itu yakin, usai deklarasi dan upaya pelurusan fakta yang pihaknya lakukan, ke depan, masyarakat akan memilih calon petahana tersebut.

“Pemimpin yang baik, pemimpin yang memberi bukti, tetap dia akan dipilih oleh rakyat,” tegas Irwansyah.

Deklarasi tersebut juga dihadiri langsung dihadiri Ketua PDIP Aceh Karimun Usman.

Ketua PDIP Aceh Karimun Usman mengatakan, dukungan yang diberikan masyarakat Saree, Aceh Besar, membuktikan bahwa Jokowi selama ini bekerja untuk rakyat.

“Dan harus diingat bahwa Jokowi pernah tinggal di Aceh. Dan beliau satu-satunya Presiden Indonesia yang paling sering berkunjung ke Aceh. Ini menunjukkan kecintaannya kepada Aceh,” ujar Karimun. 

Sumber: Akurat.co

Benda Mencurigakan Di Rumah Aspirasi Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Sumber: Akurat.co

Di Rumah Aspirasi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin  di Jalan Proklamasi, Menteng, pada hari minggu (17/3/2019) dihebohkan dengan sebuah benda aneh.


Benda mencurigakan tersebut berupa sebuah tas kecil berwarna hitam. Benda itu ditemukan pada pukul 19.30 WIB.

Polisi tengah mengecek isi tas mencurigakan itu. Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin memilih menjauh dari tempat kejadian perkara. Beberapa pihak mencoba menenangkan para pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hingga berita ini diterbitkan pihak kepolisian belum memberikan keterangan.

Sumber: Akurat.co

Friday, March 15, 2019

Usai Jalani Sidang Habib Bahar Bin Smith Lontarkan Kalimat Serupa Ancaman Kepada Jokowi

Sumber: Google

Habib Bahar Bin Smith yang menjadi terdakwa terkait kasus penganiayaan remaja di Kabupaten Bogor. Mengeluarkan sebuah komentar yang bernada sebuah ancaman setelah menjalani sidang kelanjutannya  di Ruang Sidang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis(14/3/2019).

"Sampaikan kepada Jokowi tunggu saya keluar,” kata Bahar yang dijaga ketat oleh petugas Kejaksaan dan polisi.

Usai melontarkan kalimat tersebut Habib Bahar Smith terdiam dan langsung erjalan dengan dikawal ketat petugas dari kejaksaan dirinya kembali berbicara dengan menegaskan ancamannya.

"Ketidakadilan hukum dari Jokowi. Tunggu saya keluar dan akan dia rasakan. Tunggu saya keluar dan rasakan pedasnya lidah saya," sambungnya disusul dengan teriakan takbir salah satu pendukung.

Dalam kasus ini, Habib Bahar didakwa dengan pasal berlapis, yakni dakwaan kesatu Pasal 333 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP atau Pasal 333 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP. Dakwaan kedua Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP atau Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP atau Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP atau Pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

Dakwaan ketiga Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sumber: Akurat.co

Thursday, March 14, 2019

Presiden Jokowi Pariwisata Tanjung Kelayang Menarik Minat Investor

Sumber: Google

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang di Provinsi Bangka Belitung (Babel) semakin diminati investor yang ingin menanamkan modal.

"Sudah (masuk) yang di Tanjung Kelayang sudah masuk, Sheraton sudah masuk, Sofitel akan masuk, dan M Gallery juga sudah akan masuk. Ini tinggal proses administratif sedikit-sedikit saja, tapi yang sudah bangun itu Sheraton," kata Presiden Jokowi usai peresmian terminal baru Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang di Pangkal Pinang, Babel, Kamis (14/3/2019).

Hal tersebut menandakan KEK Tanjung Kelayang di Provinsi Babel semakin diminati investor-investor besar. Menurut Presiden, di KEK Tanjung Kelayang investasi yang masuk sudah mencapai setidaknya Rp9 triliun.

"Ya ini terus, terus, terus sehingga diproses. Di Tanjung Kelayang (sudah) Rp9 triliun. Kami harapkan nanti di KEK yang berikutnya juga akan masuk investasi yang lain," katanya dilansir dari Antara. 

Ke depan, selain KEK Tanjung Kelayang juga akan dikembangkan kawasan ekonomi khusus  lain meliputi Sungaliat dan Tanjung Gunung.

Dua KEK tersebut kata Presiden sampai saat ini masih dalam proses karena terkait dengan urusan pembebasan lahan.

"Baru dalam proses, tadi baru saya tanyakan ke Menko Perekonomian masih ada urusan pembebasan lahan yang nanti selesai, nanti akan langsung kami tanda tangani secepat-cepatnya. Karena peminat investasi yang ke sana sudah ada," katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan pejabat di antaranya Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Sumber: Akurat.co

Bank BJB Usaha Perseroan Harus Memiliki Tujuan Mulia

Sumber: Google Bank BJB  menyabet gelar  TOP GRC 2019  karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusaha...